Genyo.id | Apa artinya sik? Sebenarnya penulisan kata ini bukanlah 'sek' tetapi 'sik' yaitu adalah kependekan dari kata 'mengko dhisik' yang artinya = (nanti dulu, atau tunggu sebentar). variasi kata frasa dari kata sik terdapat dua versi yakni 'kosik' dan 'kokik' yaitu kependekan dari 'mengko dhikik'. Ungkapan ini diucapkan oleh seseorang yang 'semoyo' minta penangguhan waktu ketika disuruh, di perintah atau diajak. Contoh Percakapan Kata Sik Udin : Lin, ayo budal mancing (Lin, ayo pergi mancing) Ulin : Enteni, arep mangan sik (Tunggu, mau makan dulu)
Makna Filosofis Lambang PMII - Lambang PMII mempunyai bentuk seperti Perisai, yang mana perisai tersebut di bagi menjadi dua bagian, yakni dibagian atas berwarna kuning, dan yang bawah berwarna biru laut. pada bagian tengah-tengah lambang terdapat tulisan PMII, di perisai bagian atas ada 5 (lima) bintang, dan perisai bagian bawah terdapat 4 (empat) bintang. Arti Lambang PMII Setiap bagian/unsur yang ada di lambang PMII mempunyai Arti atau Makna Filosofis sendiri-sendiri. adapun penjelasan makna dari unsur-unsur yang ada di logo /lambang PMII adalah sebagai berikut. Arti Lambang PMII Makna Perisai Bentuk Perisai yaitu melambangkan ketahanan, dimana setiap kader PMII diharuskan untuk bisa bertahan semaksimal-maksimalnya, serta tidak mudah terpengaruh oleh situasi dan kondisi apapun, oleh siapapun, dan dimanapun. Karena mundur satu langkah adalah sebuah bentuk pengkhianatan. Bentuk perisai yang terpisah menjadi dua bagian ini untuk membedakan kedudukan bagian atas dengan bagian bawah. Mak...
Genyo.id | Sejarah Asal Mula Kayangan Api Bojonegoro - Kayangan Api adalah merupakan sumber api abadi yang tak pernah padam atau mati sampai sekarang ini, Lokasi kayangan api sendiri terletak di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa timur, Indonesia. Kayangan Api Bojonegoro Kayangan Api Bojonegoro Menurut cerita warga yang dudah turun temurun, dahulu terdapat seorang pembuat benda pusaka tepatnya pada zaman Kerajaan Majapahit yang bernama Mbah Kriyo Kusumo. Setelah bertahun-tahun membuat benda pusaka di perkampungan, Mbah Kriyo Kusumo kemudian bertapa dan tirakat ditengah hutan. Dia membawa api dan menyalakan-nya di bebatuan, tepat di sebelah tempatnya bersemedi. Api itulah yang menyala sampai sekarang dan menjadi cikal bakal Wisata Kayangan Api di Bojonegoro. Sumur Blekutuk Selain terdapat Kayangan Api yang apinya abadi , di dekat sumber api dibagian barat terdapat kubangan lumpur yang berbau belerang yang biasa di sebut warga setempat dengan Sumur ...
Komentar
Posting Komentar